Selasa, 03 Januari 2012

FOKUS PADA TALENTA ALAMI

Ketika aq bermimpi untuk menjadi wirausaha. Aq merasa mempunyai ide yang hebat untuk menjual produk baru dan unik.
Pada awal merintis usaha ini adalah menemukan pelanggan baru dan memelihara pelanggan lama, kemuadian aq meraih keuntungan yang wajar.
Pada tahun pertama aq merasa sangat berat terutama yang berhubungan dengan permodalan, aq berusaha giat siang malam sampai sampai ga ada waktu buat rileks. Tetapi bertransaksi, menjumpai calon pelanggan, meningkatkan kwalitas dan mendesain sebuah produk benar benar mengasyikan.
Lama-lama pekerjaan tersebut menjadi rutinitas, aq terlibat dalam hal semuanya, mencari pelanggan, mengurus administrasi, mendesain, menagih pembayaran····
Aq pengendali dan sulit merelakan orang lain memikul bebanku, terasa berat jika harus mendelegasikan pekerjaan ini karena aq terlibat secara emosional dengan produk ini, aq membuat semua ini dengan segenap jiwa raga tercurah. Aq yang menciptakannya dan memeliharanya tiba-tiba aku harus menyapihnya ohh tidaakkk! !!
Inilah lingkaran setannya padahal banyak peluang dan transaksi lebih besar di cakrawala ini tetapi aq tidak bisa meraihnya karen mandek dengan rutinitas sehari2.
Akhirnya aq menyerah, aq datangin pa Miftah dia adalah manajer P3UKM, Sebuah lembaga yang dibentuk oleh Bank Indonesia dan Pemda Jabar, lembaga pendamping usaha kecil dan menengah. Setelah mengobrol kesana kemari, aq curhat dengan segala bebanku. Akhirnya beliau memberikan saran ini inti sarannya "ANDA HARUS MENGERJAKAN APA YANG PALING PANDAI ANDA KERJAKAN, DAN MEMBIARKAN ORANG LAIN MENGERJAKAN APA YANG PALING PANDAI MEREKA KERJAKAN"
Tks pa Miftah atas sarannya dan aq harus mulai mendelegasikan beberapa pekerjaanku pada orang yang lebih pandai.
Published with Blogger-droid v1.6.9